Gugatan cerai dapat diajukan/didaftarkan baik oleh si istri maupun si suami. Sebelumnya perlu diterangkan dahulu ada perbedaan definisi antara pengajuan gugatan cerai yg diajukan istri dengan yg diajukan suami. Jika istri yg mengajukan gugatan cerai dinamakan  “cerai gugat” dan, jika suami yg mengajukan gugatan cerai dinamakan  “permohonan cerai talaq“.

Permasalahannya sekarang, masih banyak orang belum mengerti perbedaan mana yg lebih singkat, proses cerai yg diajukan oleh istri dengan proses cerai yg diajukan suami. Jawabannya: gugatan cerai yg diajukan istri proses cerainya relatif lebih singkat.
Jika gugatan cerai yg diajukan istri maka tahapan sidangnya dilakukan sebanyak 8 kali, yakni:
  1. sidang pembacaan gugatan/perdamaian
  2. sidang jawaban
  3. sidang replik
  4. sidang duplik
  5. sidang pembuktian/saksi dari penggugat
  6. sidang pembuktian/saksi dari tergugat
  7. sidang kesimpulan
  8. sidang pembacaan putusan

Sementara, gugatan cerai yg diajukan suami akan menjalani 9 tahapan sidang, ialah:

  1. sidang pembacaan gugatan/perdamaian
  2. sidang jawaban
  3. sidang replik
  4. sidang duplik
  5. sidang pembuktian/saksi dari penggugat
  6. sidang pembuktian/saksi dari tergugat
  7. sidang kesimpulan
  8. sidang pembacaan putusan
  9. pembacaan ikrar talaq